Kamus Istilah Pameran
Baru pertama kali ikut pameran dan bingung dengan istilah seperti "shell scheme" atau "build-up"? Kamus ini merangkum istilah-istilah yang paling sering muncul di industri pameran, dijelaskan dengan bahasa sederhana.
Jenis & Format Booth
Raw Space
Ruang kosong tanpa dinding, lantai, atau instalasi apa pun yang disewa dari penyelenggara pameran. Exhibitor bebas membangun booth dari nol sesuai desain sendiri, biasanya lewat kontraktor. Cocok untuk brand yang ingin tampil beda dan mencolok dibanding booth standar.
Shell Scheme
Paket booth standar dari penyelenggara berupa rangka dasar (dinding partisi, lantai karpet, nama perusahaan di fascia) yang sudah termasuk dalam biaya sewa lahan. Biayanya lebih hemat tapi tampilannya generik dan mirip dengan booth tetangga.
Island Booth
Booth yang dikelilingi lorong di keempat sisinya, tidak menempel ke booth lain sama sekali. Memberi kebebasan desain penuh dan visibilitas dari segala arah, biasanya dipakai brand besar dengan budget signifikan.
Peninsula Booth
Booth yang terbuka di tiga sisi (bukan empat), biasanya menyatu dengan booth lain di sisi belakang. Pilihan tengah antara island booth yang mahal dan booth baris standar.
Inline Booth (Linear Booth)
Booth standar yang berjajar dalam satu baris dengan booth lain, hanya sisi depan yang terbuka ke lorong. Ini format paling umum dan paling terjangkau di pameran.
Corner Booth
Booth inline yang berada di ujung baris sehingga punya dua sisi terbuka. Lebih terlihat dibanding inline biasa karena visibilitasnya dari dua arah lorong.
Double-Deck Booth
Booth bertingkat dua lantai, biasanya lantai atas dipakai untuk meeting room privat atau VIP lounge sementara lantai bawah untuk display produk. Butuh izin khusus dari venue dan biaya konstruksi lebih tinggi karena aspek keselamatan struktur.
Modular Booth
Sistem booth yang komponennya bisa dibongkar-pasang dan dipakai ulang di pameran berikutnya. Lebih hemat biaya jangka panjang dibanding booth custom yang dibuat sekali pakai.
Custom Booth
Booth yang didesain dan dibangun khusus sesuai kebutuhan brand, tidak menggunakan sistem modular. Paling fleksibel secara desain tapi biasanya biayanya lebih tinggi dan waktu pengerjaannya lebih lama.
Proses & Dokumen
Build-Up
Periode di mana kontraktor mendirikan dan menyelesaikan booth sebelum pameran dibuka untuk umum. Biasanya berlangsung 2-5 hari tergantung ukuran dan kompleksitas booth.
Tear-Down (Breakdown)
Periode pembongkaran booth setelah pameran resmi selesai. Venue biasanya memberi batas waktu ketat dan ada denda jika kontraktor terlambat mengosongkan area.
Floor Plan
Denah tata letak seluruh hall pameran yang menunjukkan posisi dan nomor setiap booth. Exhibitor perlu floor plan ini untuk menentukan lokasi booth dan merencanakan desain sesuai bentuk lahan yang didapat.
Exhibitor Manual
Buku panduan resmi dari penyelenggara berisi semua aturan teknis: jadwal build-up/tear-down, batasan ketinggian booth, prosedur listrik, hingga tenggat pengumpulan dokumen. Wajib dibaca kontraktor sebelum mulai desain.
Freight Forwarder
Perusahaan logistik yang mengurus pengiriman barang pameran dari gudang ke venue, termasuk urusan bea cukai jika pameran di luar negeri. Penting dipakai untuk pameran internasional agar barang sampai tepat waktu.
RAB (Rencana Anggaran Biaya)
Rincian estimasi biaya proyek booth yang disusun kontraktor, mencakup material, tenaga kerja, desain, hingga logistik. Dokumen ini jadi dasar negosiasi dan acuan pembayaran.
3D Rendering
Visualisasi digital tiga dimensi dari desain booth sebelum benar-benar dibangun. Membantu exhibitor membayangkan hasil akhir dan meminta revisi sebelum masuk tahap produksi fisik.
Working Drawing (Gambar Kerja)
Gambar teknis detail (ukuran, material, sambungan) yang dipakai tukang di lapangan untuk membangun booth sesuai desain 3D yang sudah disetujui.
Elemen Fisik Booth
Fascia
Papan nama di bagian atas depan booth yang biasanya berisi nama perusahaan dan nomor booth, disediakan otomatis di paket shell scheme.
Rigging
Sistem gantung dari langit-langit hall untuk menahan banner, lampu, atau elemen dekorasi booth yang menggantung di atas. Butuh izin dan perhitungan beban khusus dari venue.
Truss
Rangka besi/aluminium berbentuk kisi yang dipakai sebagai struktur pendukung untuk menggantung lampu, LED screen, atau signage di booth.
Backwall
Dinding utama di bagian belakang booth yang biasanya jadi titik fokus visual dan tempat memasang logo besar brand. Sering dipakai juga sebagai latar foto pengunjung.
Storage Room (Gudang Booth)
Ruang tertutup kecil di dalam booth untuk menyimpan barang seperti tas staff atau stok brosur cadangan. Biasanya tidak terlihat pengunjung.
Meeting Room / Lounge
Area privat di dalam booth untuk staff bertemu klien atau buyer secara lebih personal. Umum ditemukan di booth berukuran besar atau double-deck.
LED Wall
Panel layar LED besar yang dipasang sebagai backwall atau elemen berdiri sendiri untuk menampilkan video atau company profile. Salah satu daya tarik visual utama booth modern.
Flooring / Raised Floor
Lantai booth yang ditinggikan dari lantai hall asli, biasanya dilapisi karpet, vinyl, atau kayu. Selain estetika, raised floor juga menyembunyikan kabel listrik.
Signage
Segala jenis papan atau elemen visual bertuliskan nama, logo, atau petunjuk di booth. Signage yang jelas membantu pengunjung mengenali booth dari kejauhan.
Bisnis & Marketing Pameran
Lead Retrieval
Sistem atau alat (biasanya scan QR/badge pengunjung) yang dipakai booth staff untuk mengumpulkan data kontak pengunjung yang tertarik. Data ini jadi dasar follow-up sales setelah pameran selesai.
Walk-In Traffic
Jumlah pengunjung yang secara spontan lewat atau mampir ke booth tanpa janji temu sebelumnya. Sangat dipengaruhi oleh lokasi booth dan daya tarik visual desain.
Booth Staff (SPG/SPB Pameran)
Tim yang bertugas menyambut, menjelaskan produk, dan menjaring lead di booth selama pameran berlangsung. Perlu training produk sebelumnya agar bisa menjawab pertanyaan pengunjung.
Giveaway
Barang gratis (merchandise, sample produk, goodie bag) yang dibagikan ke pengunjung sebagai daya tarik dan pengingat brand setelah pameran.
Pre-Show Marketing
Aktivitas promosi (email, media sosial, undangan) yang dilakukan sebelum pameran dimulai untuk mengajak target audiens datang ke booth.
ROI Pameran (Return on Investment)
Ukuran seberapa besar hasil (deal, lead, atau brand awareness) yang didapat dibanding total biaya yang dikeluarkan untuk ikut pameran, termasuk sewa lahan, booth, dan tim.
Product Launch Booth
Booth yang didesain khusus untuk memperkenalkan produk baru ke publik pertama kali, biasanya dengan elemen dramatis seperti reveal area atau area interaktif.
Regulasi & Venue
Loading Dock
Area khusus di venue tempat truk bongkar-muat material booth dan barang pameran. Biasanya ada jadwal antrean ketat saat periode build-up.
Move-In Day
Hari yang dijadwalkan venue untuk kontraktor mulai memasukkan material dan membangun booth sebelum pameran dibuka.
Move-Out Day
Hari terakhir yang diberikan venue untuk mengeluarkan semua material dan barang booth setelah pameran selesai. Denda per jam biasanya berlaku jika terlambat.
Hall
Ruang besar di dalam gedung konvensi/exhibition center tempat pameran berlangsung, biasanya diberi nama atau nomor (Hall A, Hall 1, dst).
Height Restriction (Batasan Ketinggian)
Aturan maksimal tinggi booth yang boleh dibangun, ditentukan venue dan tertulis di exhibitor manual — umumnya berbeda untuk booth inline dan island booth.
Fire Safety Compliance
Persyaratan keselamatan kebakaran yang wajib dipenuhi konstruksi booth, seperti material tidak mudah terbakar dan jalur evakuasi tidak terhalang.
Masih ada istilah yang belum jelas?
Tanyakan langsung ke tim kami, kami bantu jelaskan sesuai konteks proyek pameran Anda.
Tanya via WhatsApp